Spesifikasi Kubah Masjid

Susunan Atap Kubah Yang kami kerjakan :

  1. Rangka – Truss System dari Pipa Hitam-BSP 1387 finishing cat.
  2. Lapisan Kedap Air dengan polycarbonate dan rangka besi hollow finishing cat.
  3. Rangka Pendukung Atap – Rangka pipa galvanise – dan besi hollow galvanise 15 x 35.
  4. Penutup Atap Ornamental – Dari bahan plat zincalume tebal 0.5 finishing powder coating yang dioven pada suhu 220′ Celcius. Bahan tersebut awet, warna khusus exterior, anti karat, dan mudah dibersihkan oleh air hujan saja.
  5. Pedestal – Stood bolt dilengkapi dengan U head untuk penyetelan naik turun serta perlengkapan pendukungnya.
  6. Aksesories – Makara/Mahkota sebagai hiasan ujung kubah bagian luar dari bahan stainlees steel.

Apakah sih Enamel itu ?

Enamel atau lebih dikenal dengan Porselen Enamel adalah bahan yang terbuat dari paduan kaca (Silica)
Pada awal perkembangannya Istilah ‘enamel’ adalah suatu proses dekorasi advertising yang meleburkan bubuk kaca diatas lempengan besi atau pada sebuah objek dengan bantuan oven bertemperatur tinggi. Bubuk tersebut kemudian mengurai hingga menyatu dan menjadi keras dengan warna-warna cantik sesuai yang telah kita tentukan sebelumnya

Enamel memiliki karakteristik warna yang sangat kuat serta tahan lama. Pada pemakaian kubah enamel digunakan untuk tutup bagian luar yang terlihat bagus dan berkilau dari luar. selain berpenampilan bagus, enamel juga memiliki kateristik tersendiri, berikut adalah karakteristik dari enamel.
KARAKTERISTIK ENAMEL
Lebih jauh lagi Keunggulan dari Porselen Enamel adalah :
  1. Permukaan yang keras dan halus, tidak memiliki pori-pori atau goresan dipermukaannya sehingga mudah dibersihkan.
  2. Tidak memiliki pori dan goresan karena itu tidak ada tempat bagi bakteri atau lumut/ganggang untuk tumbuh berkembang
  3. Secara fisika tahan gores, tahan panas (temperatur tinggi), tidak memuai (berubah bentuk) pada temperatur tinggi
  4. Tidak akan berubah warna (discolour) secara berkesinambungan pada suhu yang tinggi
  5. Tidak bereaksi terhadap berbagai sifat kimiawi air pada kondisi temperatur panas
  6. Tidak berkarat
  7. Tahan Lama
  8. Keras tetapi mudah pecah/retak (handling harus hati-hati)

Sejarah Peradaban Struktur Kubah

Seperti halnya menara dan mihrab, secara historis kubah belum dikenal pada waktu masa Rasulullah SAW. Arsitektur terkemuka, Prof K Cresswell dalam Early Muslim Architecture berkata bahwa pada desain masjid Madinah pertamakali sama sekali belum mengenal kubah. Dalam rekonstruksi arsitekturnya, Cresswell menunjukkan betapa sederhananya masjid yang dibangun pada era Nabi Muhammad SAW.

Arsitektur awal kali pada masjid yang dibangun oleh Rasul berbentuk segi empat dengan dinding sebagai pembatas sekelilingnya. Di sepanjang dinding bagian dalam dibuat semacam serambi yang langsung menghadapt ke lapangan terbuka yang berada di tengahnya. Dengan  berkembangnya teknologi arsitektur, maka kubah pun muncul sebagai penutup bangunan masjid era moderen.

Kubah secara etimologi ditemukan dari kata cupola yang bersal dari Yunani, dan memiliki arti rumah tuhan/dewa. Bangunan kubah sudah ada sejak bangsa yunani berjaya sebelum ditaklukan bangsa romawi. Bangsa romawi mengadopsi kubah pada bangunan kuil2nya, yang akhirnya digunakan juga pada istana kaisar. Ketika bangsa romawi menguasai dunia, banyak membangun istana atau kuil dengan kubah ditanah jajahan, hingga ke palestina. kubah diadopsi oleh penganut yahudi dan kristen dalam membangun tempat ibadah. Ketika khalifah umar menguasai pelestina, beliau membangun al aqsa dengan kubah dan al sakhra dengan kubah emas agar umat islam tidak terpesona oleh bangunan non islam (kuil, sinagog, gereja) yang megah dengan kubah. sejak itu kubah diadopsi dalam bagunan masjid.

Bangunan Kubah memang tidak berasal dan berakar dari arsitektur Islam. Itu karena memang ajaran Islam tidak membawa secara langsung tradisi budaya fisik atau Islam tidak mengajarkan secara konkrit tata bentuk arsitektur. Islam telah memberikan kesempatan kepada kaumnya untuk menentukan pilihan-pilihan fisiknya pada akal-budi dan tempat ibadah yang digunakannya.

Hampir semua kebudayaan mengenal dan memiliki kubah. Dari masa ke masa bentuk kubah selalu berubah-ubah. Konon, peradaban pertama yang mengenal dan menggunakan kubah adalah bangsa Mesopotamia sejak 6000 tahun yang lalu. Pada abad ke-14 SM, di Mycenaean Greeks sudah ditemukan bangunan makam berbentuk kubah (tholos tombs).

Namun, terdapat pula yang beranggapan bahwa kubah mulai muncul dimasa Imperium Romawi, sekitar tahun 100 M. Salah satu buktinya adalah bangunan pantheon (kuil) di kota Roma yang dibangun Raja Hadria pada 118 M – 128 M. Penggunaan kubah tercatat mulai berkembang pesat di periode awal masa Kristen.

Struktur dan bentuk kubah pada waktu itu tidaklah terlalu besar, contohnya yang terdapat pada bangunan Santa Costanza di Roma. Pada era kekuasaan Bizantium, Kaisar Justinian, dia juga telah membangun kubah kuno yang megah. Pada tahun 500 M, dia menggunakan kubah pada bangunan Hagia Spohia di Konstantinopel.

Lalu sejak kapan Islam mulai menggunakan bangunan kubah pada arsitektur tempat ibaah mereka (masjid)? Secara sejarah dan arkeologis, kubah dalam arsitektur Islam pertamakali ditemukan di Kubah Batu (Dome of Rock) atau yang biasa dikenal sebagai Masjid Umar di Yerusalem. Kubah Batu dibangun sekitar tahun 685 M sampai 691 M.

 

Interior Kubah Batu dihiasi dengan arabesk – hiasan berbentuk geometris, tanaman rambatan dan ornamen kaligrafi. Unsur hiasan sempat menjadi ciri khas arsitektur Islam sejak abad ke-7 M. Hingga kini, kaligrafi masih menjadi ornamen yang menghiasi interior bangunan sebuah masjid.

Dimulai saat itulah, para arsitek Islam terus mengembangkan beragam design kubah pada masjid yang dibangunnya. Pada abad ke-12 M, di Kairo kubah menjadi lambang arsitektur nasional Mesir dalam struktur masyarakat Islam. Dari masa ke masa bentuk kubah pada masjid juga terus berkembang mengikuti perkembangan teknologi.

Ketika Islam menyebar semakin luas dan berinteraksi dengan budaya dan peradaban lain, para arsitek Islam tampaknya tidak segan-segan untuk mengambil pilihan-pilihan bentuk yang sudah ada, termasuk teknik dan cara membangun yang memang sudah dimiliki oleh masyarakat setempat tersebut.

Tak heran, jika bentuk kubah masjid pun terbilang beragam, sesuai dengan budaya dan tempat masyarakat Muslim tinggal. Hampir di setiap negara berpenduduk Muslim memiliki masjid berkubah. Di antara masjid berkubah yang terkenal antara lain; Masjid Biru di Istanbul Turki, Taj Mahal di Agra India, Kubah Batu di Yerusalem, dan lainnya.

 

Suber : https://generasisalaf.wordpress.com/2016/04/19/sejarah-kubah-masjid-yang-di-adopsi-dari-non-islam-islam-tidak-anti-tradisi-budaya/

Makara Kubah Masjid

Makara Masjid adalah hiasan yang letaknya paling atas dari suatu kubah masjid, atau bisa disebut juga penutup kubah masjid. Bentuk Makara sendiri juga akan mempengaruhi dari bentuk keseluruhan dari kubah masjid anda. Oleh karena itu CV. Kubah Mandiri tidak nanggung-nanggung dalam mendesign sebuah Makara masjid untuk kubah pesanan anda. Karena semakin megah kubah anda, maka harus semakin bagus pula Makara kubah anda.

Kebanyakan Makara masjid dibuat dari bahan aluminum ataupun galvalume. Kedua bahan tadi memiliki kelebih dan kelemahan masing-masing.
CV. Kubah Mandiri lebih merekomendasikan Makara masjid yang terbuat dari stainless, selain perawatannya yang mudah dan keawetan bahan, Makara yang dibuat oleh CV. Kubah Mandiri tidak hanya berfungsi sebagai hiasan semata, namun didalam Makara tersebut juga berfungsi sebagai penangkal petir, sehingga anda tidak perlu repot-repot untuk memasang penangkal petir tambahan pada kubah masjid anda. Sehingga bias mengurangi tampilan kemegahan kubah masjid anda.

Dengan sitem yang telah kami kembangkan sejak puluhan tahun dan pengalaman dalam pembangunan kubah masjid diseluruh Indonesia, CV. Kubah Mandiri telah memikirkan hal-hal detail hingga segi keselamatan dan keawetan kubah hasil karya kami.

 

Kubah Masjid

Saat ini hampir kebanyakan masjid saling pamer kemegahan Kubah Enamel masing. Namun taukah anda sejarang mengenai kubah enamel ?.
Kubah Enamel merupakan salah satu unsur arsitektur yang selalu digunakan dalam sebuah bangunan tempat ibadah, entah itu masjid ataupun gereja. Ia berbentuk seperti separuh bola, atau seperti kerucut yang permukaannya melengkung keluar. Ada pula yang bentuk ‘kubah piring’ (disebut kubah piring dikarenakan puncak yang rendah dan dasar yang besar) dan ‘kubah bawang’ (disebut kubah bawang karena hampir menyerupai bentuk bawang).
Kebanyakan kubah akan diletakkan di tempat tertinggi di atas bangunan (sebagai atap). Entah itu ditengah-tengah bangunan ataupun dimenara Gedung.
Kubah dapat dianggap seperti suatu gerbang yang diputarkan pada rangka penyangganya. Ini bermakna kubah mempunyai kekuatan struktur yang besar. Sama seperti jembatan gerbang tertekan, Kubah dapat dibuat dari berbagai jenis bahan diantaranya dari batu bata dan beton saja, bergantung kepada daya tekanan dan geseran. Namun,saat ini sudah semakin banyak kubah modern yang dibuat menggunakan aloi aluminium dan enamel sehingga bisa membuat tampilan kubah yang semakin menarik untuk dilihat.
Jika dilihat dari dalam, kubah yang berbentuk hemisfer kelihatan lebih menarik, tetapi perlu lebih tinggi untuk kelihatan menarik dari luar. Jadi sebagian kubah, contohnya gereja St. Peter dibangun dari dua kubah sedangkan gereja St Paul dibangun dari tiga kubah.

Banyak masjid di dunia kini telah menerapkan penutup kubah, termasuk di Indonesia. Tradisi ini berasal dari daerah Anatolia.

Kubah Enamel

Saat ini hampir kebanyakan masjid saling pamer kemegahan Kubah Enamel masing. Namun taukah anda sejarang mengenai kubah enamel ?.

Kubah Enamel merupakan salah satu unsur arsitektur yang selalu digunakan dalam sebuah bangunan tempat ibadah, entah itu masjid ataupun gereja. Ia berbentuk seperti separuh bola, atau seperti kerucut yang permukaannya melengkung keluar. Ada pula yang bentuk ‘kubah piring’ (disebut kubah piring dikarenakan puncak yang rendah dan dasar yang besar) dan ‘kubah bawang’ (disebut kubah bawang karena hampir menyerupai bentuk bawang).
Kebanyakan kubah akan diletakkan di tempat tertinggi di atas bangunan (sebagai atap). Entah itu ditengah-tengah bangunan ataupun dimenara Gedung.

Kubah dapat dianggap seperti suatu gerbang yang diputarkan pada rangka penyangganya. Ini bermakna kubah mempunyai kekuatan struktur yang besar. Sama seperti jembatan gerbang tertekan, Kubah dapat dibuat dari berbagai jenis bahan diantaranya dari batu bata dan beton saja, bergantung kepada daya tekanan dan geseran. Namun,saat ini sudah semakin banyak kubah modern yang dibuat menggunakan aloi aluminium dan enamel sehingga bisa membuat tampilan kubah yang semakin menarik untuk dilihat.
Jika dilihat dari dalam, kubah yang berbentuk hemisfer kelihatan lebih menarik, tetapi perlu lebih tinggi untuk kelihatan menarik dari luar. Jadi sebagian kubah, contohnya gereja St. Peter dibangun dari dua kubah sedangkan gereja St Paul dibangun dari tiga kubah.

Banyak masjid di dunia kini telah menerapkan penutup kubah, termasuk di Indonesia. Tradisi ini berasal dari daerah Anatolia.

 

Di Edit dari Wikipedia

Spesialis Kubah Masjid Enamel

Susunan Atap Kubah Yang kami kerjakan :

  1. Rangka – Truss System dari Pipa Hitam-BSP 1387 finishing cat.
  2. Lapisan Kedap Air dengan polycarbonate dan rangka besi hollow finishing cat.
  3. Rangka Pendukung Atap – Rangka pipa galvanise – dan besi hollow galvanise 15 x 35.
  4. Penutup Atap Ornamental – Dari bahan plat zincalume tebal 0.5 finishing powder coating yang dioven pada suhu 220′ Celcius. Bahan tersebut awet, warna khusus exterior, anti karat, dan mudah dibersihkan oleh air hujan saja.
  5. Pedestal – Stood bolt dilengkapi dengan U head untuk penyetelan naik turun serta perlengkapan pendukungnya.
  6. Aksesories – Makara/Mahkota sebagai hiasan ujung kubah bagian luar dari bahan stainlees steel.

Harga Kubah Enamel

Berikut ini tabel daftar rincian harga jual kubah masjid – mushola yang bisa buat acuan dasar untuk menyusun RAB dengan ukuran diameter standar dan tinggi bentuk setengah bola atau setengah ukuran diameternya. Atap kubah dengan rangka truss dome system fullwelding dan tampilan plafond standart expose rangka dengan tampilan warna dasar putih pekat dan pipa finishing cat sesuai kesepakatan.

Diameter (m) Tinggi (m) Luas (m) Harga
1.5 0.75 4.86 Hubungi Kami
2 1 8.02 Hubungi Kami
2.5 1.25 11.96 Hubungi Kami
3 1.5 16.69 Hubungi Kami
3.5 1.75 22.20 Hubungi Kami
4 2 28.49 Hubungi Kami
4.5 2.25 35.57 Hubungi Kami
5 2.5 43.44 Hubungi Kami
5.5 2.75 52.09 Hubungi Kami
6 3 61.52 Hubungi Kami
6.5 3.25 71.75 Hubungi Kami
7 3.5 82.75 Hubungi Kami
7.5 3.75 94.54 Hubungi Kami
8 4 107.12 Hubungi Kami
8.5 4.25 120.48 Hubungi Kami
9 4.5 134.62 Hubungi Kami
9.9 4.95 162.06 Hubungi Kami
10 5 166.56 Hubungi Kami
11 5.5 200.47 Hubungi Kami
12 6 237.53 Hubungi Kami
13 6.5 277.72 Hubungi Kami
14 7 321.05 Hubungi Kami
15 7.5 367.52 Hubungi Kami
16 8 417.13 Hubungi Kami
17 8.5 472.33 Hubungi Kami
18 9 528.37 Hubungi Kami
19 9.5 587.54 Hubungi Kami
20 10 649.85 Hubungi Kami
21 10.5 715.31 Hubungi Kami
22 11 783.90 Hubungi Kami
23 11.5 855.63 Hubungi Kami
24 12 930.51 Hubungi Kami
25 12.5 1020.89 Hubungi Kami
26 13 1102.53 Hubungi Kami
27 13.5 1187.31 Hubungi Kami
28 14 1275.23 Hubungi Kami
29 14.5 1366.29 Hubungi Kami
30 15 1460.49 Hubungi Kami
Harga jual kubah tersebut untuk wilayah pulau jawa. Sedangkan untuk lokasi luar jawa tambah biaya transportasi dan akomodasi yang bisa disesuaikan.
Untuk harga plafond tambahan bahan kalsiboard finishing cat airbrush dengan motif awan, motif asmaul husna, motif ornamen, dan motif polos maka harga per meter luasan (m2) sekitar 700 ribu bermotif dan 500 ribu polos.
Sedangkan ukuran kubah masjid-mushola yang tidak tertera pada tabel diatas bisa menyesuaikan dengan asumsi luasan dapat dihitung dengan rumus diameter (D) x tinggi (T) x 3,14 , D : diamater terluar atap , T : tinggi kubah dan bisa dipakai untuk menghitung luas menara masjid-mushola, dan semua harga bisa nego dan mutu terjamin.
Copyright © 2017 Kontraktor kubah masjid enamel harga termurah by shauqina.